Ilustrasi: Brahma Kumbara menggunakan Ajian Serat Jiwa
Ajian Serat Jiwa: Data vs Realita
Ajian Serat Jiwa banyak ditulis dan diperbincangkan di berbagai forum, grup, bahkan website.
Pertanyaannya: apakah ajian ini benar-benar riil adanya secara nyata?
Ataukah cuma kabar angin yang dipercaya turun-temurun?
Nanti kita akan bahas bersama.
Bagi para pencinta supranatural, mungkin sudah pernah dengar nama ajian ini.
Bahkan di beberapa website tertentu, sudah dikasih tahu cara lelakunya dan dikasih tahu kedahsyatannya seperti apa.
Ya begitulah. Namanya juga fenomena supranatural.
Dibahas di berbagai forum, media sosial, blog, dan website.
Baiklah, supaya lebih mudah pembahasannya,
maka yang bersumber dari berbagai forum, blog, dan media sosial kita anggap saja itu sebagai "Data".
Nah "Realitanya" bagaimana?
Yuk kita bahas.
DATA: Asal-Usul Ajian Serat Jiwa
DATA:
Menurut berbagai sumber di forum kejawen dan blog spiritual, Ajian Serat Jiwa ini disebut-sebut berasal dari ajaran leluhur tanah Jawa.
"Serat" artinya benang, "Jiwa" artinya nyawa. Jadi secara harfiah, ini diartikan sebagai "benang pengikat jiwa".
Tujuannya agar jiwa seseorang tidak mudah goyah, tidak mudah ketakutan, dan tetap kuat dalam menghadapi ujian hidup maupun gangguan gaib.
Beberapa versi juga menyebut ajian ini masuk dalam rumpun ilmu kanuragan dan pagar diri.
DATA: Kedahsyatan Versi Forum
DATA:
Lalu apa katanya kedahsyatannya? Ini yang sering ditulis di berbagai website dan dibahas di kolom komentar:
- Penjaga Diri: Dijadikan pagar gaib biar tidak mudah diserang ilmu hitam.
- Ketenangan Batin: Katanya bisa bikin hati lebih tenang, tidak mudah panik dan cemas.
- Wibawa: Dipakai sebagian orang biar disegani saat bicara atau berhadapan dengan orang banyak.
- Penarik Rezeki: Ada juga yang mengaitkan dengan kelancaran usaha.
Bahkan di beberapa blog sudah ditulis lengkap tata cara, puasa, dan hari baik untuk mengamalkan.
REALITA: Versi El Pakde
REALITA:
Realita yang dimaksud disini adalah dari hasil pengamatan dan bahkan dari pengalaman di lapangan yang dialami El Pakde sendiri.
Ceritanya, dulu di era tahun 80-an ada sandiwara radio serial Saur Sepuh yang banyak disukai dan banyak penggemarnya.
Nah, dari sandiwara radio Saur Sepuh inilah dikisahkan bahwasanya tokoh utamanya yang bernama Brahma Kumbara mempunyai Ajian Serat Jiwa.
Di situ diceritakan ada 10 tingkatan, mulai dari tingkat 1 sampai tingkat 10.
Efek yang paling sering diceritakan sampai tingkat 6 adalah menyebabkan luka dalam yang parah terhadap lawan.
Ajian ini diceritakan menyedot kekuatan tenaga dalam, aji, atau kesaktian lawan.
Akibatnya lawan jadi lemah tak berdaya, bahkan bisa muntah darah, pecah pembuluh darah, atau luka dalam yang cukup parah.
Dan kalau sampai dipakai tingkatan ke-10, diceritakan lawan bisa menjadi abu. Hancur lebur sampai tinggal abunya saja.
Ini yang El Pakde temukan di lapangan. Karena El Pakde juga termasuk yang suka mendengarkan radio waktu diputar serial Saur Sepuh itu.
Jadi bagaimana menurut kalian?
Yang El Pakde lihat di kenyataannya tahun 80-an tadi, asalnya dari cerita sandiwara radio berjudul serial Saur Sepuh - Satria Madangkara.
Bahkan pernah juga dibikin film bioskopnya. Mungkin sekarang masih ada di stasiun TV tertentu yang suka memutar film jadul.
Silakan dilihat sendiri. Atau kalau perlu cari aja di YouTube keywordnya "Saur Sepuh".
Nah nongol nanti. Itulah versi film bioskopnya.
PENUTUP
Jadi seperti itulah gambaran tentang Ajian Serat Jiwa.
Di satu sisi ada "Data" yang beredar di forum, blog, dan website tentang fungsi dan kedahsyatannya.
Di sisi lain ada "Realita" yang El Pakde temukan, bahwa nama ajian ini paling populer karena diceritakan di sandiwara radio dan film Saur Sepuh era 80-an.
Percaya atau tidak, itu kembali ke masing-masing pembaca.
Artikel ini hanya bertujuan untuk berbagi informasi dan melestarikan cerita budaya yang pernah hidup di masyarakat.
Monggo, kalau Bapak/Ibu punya versi atau pengalaman lain tentang Ajian Serat Jiwa, bisa ditulis di kolom komentar.

0 Komentar